Paket Tedak Siten Lengkap.
Harga Rp. 7.700.000 Update 2026 / 2027.
Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Bandung Cimahi dan Bali — Rumah Venue Outdoor Indoor.
Paket Tedak Siten Lengkap.
Harga Rp. 7.700.000 Update 2026 / 2027.
Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Bandung Cimahi dan Bali — Rumah Venue Outdoor Indoor.
Paket Standard = Rp. 7.700.000.
☑ Busana bapak (tersedia size besar).
☑ Busana ibu.
☑ Rias + hairdo / hijabdo ibu.
☑ Busana anak.
☑ MC + Pemandu adat.
☑ Backdrop hingga 3 meter + dekorasi.
☑ Bokor cuci kaki + gayung + melati.
☑ 1 Wadah untuk tanah.
☑ 7 Wadah untuk uli.
☑ 1 Kain untuk uli.
☑ Tangga tebu wulung + dekor bunga.
☑ Bunga setaman + melati tabur.
☑ Kembang di bak mandi.
☑ Kurungan + alas kain + dekor bunga.
☑ Bakul + kreweng (uang adat).
☑ Tumpeng 7 macam lauk pauk (20 porsi).
☑ 7 Macam rebusan dalam 1 tampah.
☑ 7 Macam kue jajan pasar masing-masing 7 pcs.
Dekorasi menggunakan 30% fresh flower dan 70% bunga artificial hingga lebar 3 meter dengan penyesuaian ruang.
Biaya paket belum termasuk:
✖ Transport = Rp. 200.000 - Rp. 500.000.
✖ Rias + hairdo nenek / lainnya = Rp. 250.000.
✖ Busana atas bawah keluarga = Rp. 150.000.
✖ Pengajian = Rp. 1.500.000 (1 ustadzah + 4 jamaah).
✖ Sound & tenda | pricelist >>
✖ Catering prasmanan | pricelist >>
✖ Dokumentasi | pricelist>>
Survey lokasi dan attire fitting pertama baru dapat dilakukan setelah adanya pembayaran DP1.
DP1 = Sudah masuk 30% dari total biaya.
DP2 = Sudah masuk 50% dari total biaya.
DP3 = Sudah masuk 70% dari total biaya.
Pelunasan paling lambat H-2.
Secara keseluruhan prosesi acara adat Tedak Siten biasanya membutuhkan waktu hingga 1 jam 30 menit dengan tahapan sebagai berikut:
1. Injak Jadah 7 Warna.
Anak dituntun berjalan di atas 7 buah jadah (ketan) dengan warna berbeda (hitam, ungu, biru, hijau, merah, kuning, putih). Ini melambangkan kehidupan yang harus dilalui anak dan harapan agar ia mampu melewati setiap rintangan dengan bijak.
2. Tangga Tebu (Arjuna).
Anak dituntun menaiki dan menuruni tangga yang terbuat dari batang tebu wulung (tebu hitam). Tebu melambangkan antebing kalbu (tekad yang kuat), dengan harapan anak selalu bersemangat dan berpendirian teguh.
3. Menginjak Tanah (Injak Pasir).
Kaki anak dibersihkan, lalu ditelanjangi untuk menginjak tanah secara langsung. Ini adalah inti dari tradisi (tedhak = menapak, siten/siti = tanah/bumi), yang melambangkan pengenalan anak pada alam dan bumi tempat ia berpijak.
4. Masuk Kurungan Ayam.
Anak dimasukkan ke dalam kurungan ayam yang dihiasi bunga dan kertas warna-warni. Di dalamnya diletakkan berbagai benda seperti buku, mainan, perhiasan, atau alat tulis. Benda yang pertama kali dipegang anak dipercaya menggambarkan minat atau masa depannya.
5. Sebar Uang dan Beras Kuning.
Orang tua menyebarkan beras kuning yang dicampur uang logam. Ritual ini mengajarkan anak tentang pentingnya bersedekah dan menjadi sosok yang dermawan di kemudian hari.
6. Dimandikan Bunga Setaman.
Anak dimandikan dengan air bunga setaman (banyu gege), yang bermakna agar sang anak selalu membawa keharuman dan nama baik bagi keluarga.
7. Memberikan Udhik-Udhik + Lepas Anak Bergaul.
Ayah dan kakek anak menyebarkan udhik-udhik (beras kuning dicampur kunyit dan uang logam, atau uang logam dicampur bunga) untuk diperebutkan oleh anak-anak dan orang dewasa yang hadir. Tindakan ini mengajarkan anak untuk selalu berbagi dan bersedekah, dengan harapan ia akan menjadi dermawan dan mudah mendapatkan rezeki.
Terakhir, anak digaulkan dan dibiarkan bermain dengan teman sebayanya. Ini melambangkan pentingnya bersosialisasi dan selalu membutuhkan teman dalam hidup, sesuai dengan ajaran habluminanas dalam Islam tentang hubungan baik dengan sesama manusia.